Loading...

Selasa, 04 Maret 2014

DIam - diam Keponakanku Nikmat Juga





Kiriman Cerita dari seseorang yang tak dikenali namanya ,. ,


Cerita Dewasa99

Aku ibu dr 2 anak dan usiaku 37 th,
kisah nikmat ini terjadi  2 thn yg laludisaat keponakanku rendra ikut membantu usahaku
aku membuka usaha di rumah ,sambil mengurus 2 buah hatiku yg masih kecil2...jadi keponakanku itu jga tinggal di rumah....setiap aku tidur kamar tdk pernah terkunci..pikiranku ga ke mana2 sehsoalnya di rumah jga ga ada orang asing....rendra selalu tdur larut menonton terkadang sampai subuh...dan kebetulan suamiku sedang pulang ke kampung halamannya...dan setiap malam aku juga sering mendengar langkah kaki dan tirai kamar seperti di buka dengan perlahanterlihat bayangan orang d depan kamar.....

hmmm pasti kerjaan rendra yg sedang ingin melihatku tidur...dan dy jg sering memotoku waktu tdur...keesokan malamnya aku ingin memergokinya masuk ke kamar...karna aku sdah tak tahan lg melihat poto2ku yg ada di hp nya...sebelum tdur aku selalu minum air putih,,setelah minum aku kembali ke tmpat tdur dan tak sabar mau melihat kelakuan ngeresnya...tetapi beberapa menit setelah berbaringaku merasakan tubuhku berkeringat dan perasaan gelisah,,..aku merasakan aku sedang butuh belaian suamiku semakin lama rangsangan tubuhku semakin kuat....yg ku rasakan nafsu yg membara...ingin rasanya aku meremas dadaku dan menggosok2 kemaluanku tp aku tak mau ketahuan sama rendra.

Kira2 pukul 01 : 00 terdengar suara langkah rendra yg datang ke arah kamarkudy memanggilku....."nte...."aku tak menjawab karna aku sedang menahan apa yg aku rasakan..."nte aku masuk yaa...??"aku langsung membetulkan dasterku yang sudah terlihat agak kusut lalu dy masuk dan langsung duduk d sebelah aku berbaring"tante kenapa ?sakit ya??"aku diam saja dan berpura2 tdur...saat dy memegang tanganku...badanku merinding rasa ingin di peluk oleh rendra...dasterku perlahan di tarik dan dy dengan pelam langsung menciumi belahan dadakuaku sangat terkejut,,ada perasaan marah tp birahiku sdah tak tertahankan aku membiarkannya saja....ciumannya turun lg kebawah sehingga dada putihku yg tak terbungkus bh jd kelihatan,dan kurasakan putingku di jilat dan dihisap dgan kuat,, AhhhHhh nikmat sekali,,aku tak bisa menahan diriku lagi...ku pegang kepala rendra,,dy terkejut,,aku mendorong kepalanya ke dadaku semakin kuat,,,
"terus ren ,ga pa apa kok" jawabku sambil menikmati isapan mulut rendra,,,dy terus menarik dasterku ke bawah tp tertahan oleh stagen...sambil menghisap dan melepaskan remasan tangannya menarik dasterku dari bawah aku merasakan pijitan yg lembut di vaginaku,,,,puas menghisap payudaraku langsung dy arah kan ke palanya ke arah selangkangan ku...aku melihat batang kemaluan yg berbentuk membesar di celana pendek rendra...rendra pun membuka cd puith yg ku pakai,,aq lalu meremas2 kemaluan rendra yg sdah membesar itu "itu milik tante" ucap rendra sambil menciumi rambut2 halus vaginaku "wangi banget nte""ahhkk jilat aja ren enak lho"...
rendra menjilati vaginaku dengan penuh nafsu...tidak hanya di jilat tap dy jga memasukan 2 jarinya ke dalam mulut vaginaku dan rasanya sangat nikmat"akkhhhhh ren...akkhhh.." desahku setelah vaginaku basah oleh air ldah rendra yg tercampur air yg keluar dr vaginaku...rendra mendekatkan wajahnya ke wajahku dy langsung mencium dan melumat bibirkuaku membalah dengan jilatan lidah di bibirnya sambil bercumbu rendra berusaha memasukan penisnyake vaginaku aku pun menuntunny aku buka kakiku dan terasa penis rendra masuk mendadak ke dalam liang vaginaku"aaaaahhhkkkkkk" spontan rangsangan ku semakin kuat dengan menarik rambutku rendra memompa penisnya"terus ren aaakkhhh...."bibirku terus di ciuminya semakin lama pinggul rendra semakin kencang memompa...dak kenikmatan yg sangat besar ku rasakan"akkhhhh ren....sssssss ...akkhhhhh" aku merasakan penis rendra yg sangat nikmat "sss enak nte ahhh,,love u nte.."kata rendra dengan terus memompa dengan kencan grendra berhenti dan mengambil nafas dan aku langsung membalikkan badan dan penis rendra masih di dalam vaginakuaku berganti posisi sekarang rendra yg di bawah vaginaku rasanya sangat gatel aku menaik-turun kan pinggul ku dengan kencang"akkkhh nte.,...auuhhkk" desah rendra sambil kembali meremas payu darakuaku terus melayani rendra yg berbaring d bawahku sambil memejamkan mata dan menikmati penis rendra yg tidak ku sangka senikmat ini...rendrapun duduk ,dy memeluk dan menciumi tubuh kulalu dy memposisikan aku untuk jongkok dan sambil memegang pinggangku dy kembali memompa dr bawah.."aahhhkkkk ren.....aouuuhhk...ssssss nikmat banget sayang"ku usap kening rendra yg di basahi keringatdy mengganti posisi seperti semula aku di kangkanginya dan dy memompa dengan kencang sambil kedua tangannya meremas payudaraku yg sedikit merah tanda kecupan rendra....
aku merasakan akan orgasme"akkhhh tante dah mau sampai ren...akkkhh"desahan terus tak tertahan kanakhirnya air kenikmatan keluar dr vaginaku rendra merasakannya dan dy menciumi pipikuhingga ke bibir..aku memeluk rendra dengan kuat"akkhh renn...ahhhh""oom mu tak senikmat ini sayang""iya nte,,tp basah rasanya lain" jwb rendra aku pun melumat penis rendra yg belum mengeluarkan air kenikmatan dan aku naik di atas rendra dan menggoyangkan pinggulku"sssss terus nte...."dengan cepat aku menaik-turunkan pinggulku"akkkkkkhhh"desahan keras rendra terdengaraku merasakan panas yg menyembur di dalam paginakuaku terus menahan penis rendra di vaginakuagar dy merasakan kenikmatan vaginaku dan aku langsung berbaring di atas rendra...dy mengelus rambuitku,,dan terus menciumiku"maaf nte..aku ga ber maksud..tp tante sangat cantik bg aku"kata rendra sambil memegang lembut pipiku"gpp ren...asal jngan tau oom ea sayangku.."dan kami br2pun  tertidur lelap siang harinya waktu aku mecuci piring rendra kembali memelukku dan kami kembali melakukan hub intim dengan gaya berdiri setelah selesai...dia mengatakan"nte sebenarnya mlm td aku memasukan obat perangsang di air minum tante..aku minta maaf ya nte lau ga gt aku ga bisa merasakan indah tubuh tante"rasa kesal langsung tmbul ..tp ya udah lah udah terjadi,,aku juga butuh"iya gpp ren...tp ntar mlm temenin tnte tdur lg ya ..."rendra pun dengan semangat menyetujuinya..kamipun melakukan hub intim setiap malam sampai suamiku kembali...


by ceritadewasa99

Selasa, 25 Februari 2014

Kuperkosa Tanteku Sendiri

Kuperkosa Tanteku Sendiri



Saya Dito.....umur 23 tahun baru lulus dari salah satu universitas ternama di Malang. Dan saya berasal dari keluarga baik-baik. Kejadian ini dimulai ketika saya menginap di rumah om saya di daerah sidoarjo. Om saya telah menikah dan memiliki 2 anak lelaki yang lucu umur 3 dan 5 tahun, serta memiliki istri yang cukup cantik (menurut saya) umurnya sekitar 27 tahun.


saya sendiri tinggal disurabaya kurang lebih jarak tempat tinggalku dengan tante adalah 19 Km.......................... Awal kejadiannya adalah pada hari sabtu malam saya mendengar pertengkaran di rumah tersebut, yang tidak lain adalah om saya dengan tante saya. Ternyata penyakit 'gatel' om saya kambuh lagi yaitu sering pergi ke diskotik bersama temannya. Hal tersebut sangat menyakitkan tante saya, karena di sana om saya akan mabuk-mabukan dan terkadang pulangnya bisa pada hari Minggu malam. Entahlah apa yang dilakukan di sana bersama teman-temannya. Dan pada saat itu hanya aku bertiga saja di rumah: saya, Om Pram dan Tante Sis.

"Brak.." suara gelas pecah menghantam pintu, cukup membuat saya kaget, dan om saya dengan marah-marah berjalan keluar kamar. Dari dalam kamar terdengar tante saya berteriak, "Nggak usah pulang sekalian, cepet ceraikan aku." Dalam hatiku berkata, "Wah ribut lagi." Om Pram langsung berjalan keluar rumah, menstarter mobil Tarunanya dan pergi entah ke mana.

Di dalam kamar, aku mendengar Tante Sis menangis. Aku mau masuk ke dalam tapi takut kena damprat olehnya (kesalahan Om Pram dilimpahkan kepadaku). Tapi aku jadi penasaran juga. Takut nanti terjadi apa-apa terhadap Tante Sis. Maksudku akibat kecewa sama Om Pram dia langsung bunuh diri.

Pelan-pelan kubuka pintu kamarnya. Dan kulihat dia menangis menunduk di depan meja rias. Aku berinisiatif masuk pelan-pelan sambil menghindari pecahan gelas yang tadi sempat dilemparkan oleh Tante Sis. Kuhampiri dia dan dengan pelan.Aku bertanya, "Kenapa Tan? Om kambuh lagi?"Dia tidak menjawab, hanya diam saja dan sesekali terdengar isak tangisnya. Cukup lama aku berdiri di belakangnya. Pada waktu itu aku hanya memandangnya dari belakang, dan kulihat ternyata Tante Sis mengenakan baju tidur yang cukup menggiurkan. Pada saat itu aku belum berpikiran macam-macam. Aku hanya berkesimpulan mungkin Tante Sis mengajak Om Pram, berdua saja di rumah, karena anak-anak mereka sedang pergi menginap di rumah adik Tante Sis. Dan mungkin juga Tante Sis mengajak Om bercinta (karena baju yang dikenakan cukup menggiurkan, daster tipis, dengan warna pink dan panjang sekitar 15 cm di atas lutut). Tetapi Om Pram tidak mau, dia lebih mementingkan teman-temannya dari pada Tante Sis.

Tiba-tiba Tante Sis berkata, "To, Om kamu kayaknya udah nggak sayang lagi sama Tante. Sekarang dia pergi bersama teman-temannya ke Surabaya, ninggalin Tante sendirian di rumah, apa Tante udah nggak cakep lagi." Ketika Tante Sis berkata demikian dia berbalik menatapku. Aku setengah kaget, ketika mataku tidak sengaja menatap buah dadanya (kira-kira berukuran 34). Di situ terlihat puting susunya yang tercetak dari daster yang dikenakannya. Aku lumayan kaget juga menyaksikan tubuh tanteku itu.

Aku terdiam sebentar dan aku ingat tadi Tante Sis menanyakan sesuatu, aku langsung mendekatinya (dengan harapan dapat melihat payudaranya lebih dekat lagi)."Tante masih cantik kok, dan Om kan pergi sama temannya. Jadi nggak usah khawatir Tan!""Iya tapi temennya itu brengsek semua, mereka pasti mabuk-mabukan lagi dan main perempuan di sana."Aku jadi bingung menjawabnya. Secara refleks kupegang tangannya dan berkata, "Tenang aja Tan, Om nggak bakal macem-macem kok." (tapi pikiranku sudah mulai macam-macam)."Tapi Tante denger dia punya pacar di surabaya, malahan Tante kemarin pergoki dia telponan ama cewek, kalo nggak salah namanya Sella.""Masak Om tega sih ninggalin Tante demi cewek yang baru kenal, mungkin itu temennya kali Tan, dan lagian Tante masih tetap cantik kok."Tanpa Tante Sis sadari tangan kananku sudah di atas paha Tante Sis karena tangan kiriku masih memegang tangannya. Perlahan-lahan pahanya kuusap secara halus, hal ini kulakukan karena aku berkesimpulan bahwa tanteku sudah lama tidak disentuh secara lembut oleh lelaki.

Tiba-tiba tanganku yang memegang pahanya ditepis oleh Tante Sis, dan berdiri dari duduknya, "To, saya tantemu saya harap kamu jangan kurang ajar sama Tante, sekarang Tante harap kamu keluar dari kamar tante sekarang juga!" Dengan nada marah Tante Sis mengusirku.Cukup kaget juga aku mendengar itu, dan dengan perasaan malu aku berdiri dan meminta maaf, kepada Tante Sis karena kekurangajaranku. Aku berjalan pelan untuk keluar dari kamar tanteku. Sambil berjalan aku berpikir, aku benar-benar terangsang dan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Sejak aku putus dengan pacarku, terus terang kebutuhan biologisku kusalurkan lewat tanganku.

Setelah sampai di depan pintu aku menoleh kepada Tante Sis lagi. Dia hanya berdiri menatapku, dengan nafas tersenggal-senggal (mungkin marah bercampur sedih menjadi satu). Aku membalikkan badan lagi dan di pikiranku aku harus mendapatkannya malam ini juga. Dengan masa bodoh aku menutup pintu kamar dari dalam dan menguncinya, lalu langsung berbalik menatap tanteku. Tante Sis cukup kaget melihat apa yang aku perbuat. Otakku sudah dipenuhi oleh nafsu binatang.

"Mau apa kamu To?" tanyanya dengan gugup bercampur kaget."Tante mungkin sekarang Om sedang bersenang-senang bersama pacar barunya, lebih baik kita juga bersenang-senang di sini, saya akan memuaskan Tante". Dengan nafsu kutarik tubuh tanteku ke ranjang, dia meronta-ronta, tetapi karena postur tubuhku lebih besar (tinggiku 182 cm dan beratku 75 kg, sedangkan Tante Sis memiliki tinggi tubuh sekitar 165 cm dan berat kurang lebih 50 kg) aku dapat mendorongnya ke ranjang, lalu menindihnya.

"Lepasin Tante, Dito," suara keluar dari mulutnya tapi aku sudah tidak peduli dengan rontaannya. Dasternya kusingkap ke atas. Ternyata Tante Sis tidak mengenakan celana dalam sehingga terpampang gundukan bukit kemaluannya yang menggiurkan, dan dengan kasar kutarik dasternya bagian atas hingga payudaranya terpampang di depanku. Dengan bernafsu aku langsung menghisap putingnya, tubuh tanteku masih meronta-ronta, dengan tidak sabar aku langsung merobek dasternya dan dengan nafsu kujilati seluruh tubuhnya terutama payudaranya, cukup harum tubuh tanteku.

Akibat rontaannya aku mengalami kesulitan untuk membuka pakaianku, tapi pelan-pelan aku dapat membuka baju dan celanaku. Sambil membuka baju dan celanaku itu, dengan bergantian tanganku mengusap bukit kemaluannya yang menurutku mulai basah (mungkin Tante Sis sudah mulai terangsang walaupun masih berkurang tetapi frekuensinya agak menurun sedikit).

kemaluanku telah berdiri tegak dan kokoh nafsu telah menyelimuti semua kesadaranku bahwa yang kugeluti ini adalah isteri pamanku sendiri....yaitu tanteku....

Dengan tidak sabar aku langsung berusaha membenamkan kejantananku ke liang TANTEKU........... ,

Aku agak kesulitan menemukan celah kewanitaan tanteku,kadang kemaluanku meleset keatas dan bahkan kadang meleset kearah lubang anus tanteku .ini disebabkan tanteku bergerak kesana kemari berusaha menghindar dan menghalangi kemaluanku yang sudah siap tempur ini............................................

"To, jangan To, aku Tantemu tolong lepasin To, ampun, Tante minta ampun". Aku sudah tidak peduli lagi Rengekannya. .......usahaku kepalang tanggung dan harus berhasil......karena gagalpun mungkin akibatnya akan samabahkan mungkin lebih fatal akibatnya.......Ketika lubang senggamanya kurasa sudah pas dengan dibantu cairan yang keluar dari liang kewanitaannya aku langsung menghujamkan senjataku.

"Auuhh, sakit To, aduh.. Tante minta ampun.. tolong To jangan lakukan .....lepasin Tante To.." Ketika mendengar rintihannya, aku jadi kasihan, tetapi senjataku sudah di dalam, "Maaf Tante, saya sudah tidak tahan dan punyaku sudah terlanjur masuk nih.....," bisikku ke telinganya. Tante Sis hanya diam saja. Dan tidak berkata apa-apa.

Dengan pelan dan pasti aku mulai memompa kemaluanku naik turun, ........tanteku menggelinjang hebat.....seakan akan masih ada sedikit pemberontakan dalam dirinya....ssshhhhhhhhh....tanteku hanya mendesis lirih sambil menolehkan kepalanya kekiri dan kekanan tak mau menatap wajahku.......kemudian Dia hanya diam pasrah dan kulihat air matanya berlinang keluar. Kucium keningnya dan bibirnya, sambil membisikkan, "Tante, Tante masih cantik dan tetap mengairahkan kok, saya sayang Tante, bila Om sudah tidak sayang lagi, biar Dito yang menyayangi Tante." Tante Sis hanya diam saja, dan kurasakan pinggulnya pun ikut bergoyang seirama dengan goyanganku.

kemaluanku kudorong perlahan ...seakan ingin menikmati kenyamanan ini dengan waktu yang lama........cllkk....clllkkkk.cclkkkk bunyi badanku beradu dengan badan tanteku.......seirama keluar masuknya kemaluanku kedalam liang senggamanya yangbetul betul enak.........Kira-kira 10 menit aku merasakan liang kewanitaan tanteku semakin basah dan kakinya menyilang di atas pinggulku dan menekan kuat-kuat mungkin tanteku sedang orgasme........................................... ...............

kudiamkan sejenak .....kubiarkan tanteku menikmati orgasmenya.........kubenamkan lebih dalam kemaluanku ,sambil memeluk erat tubuhnya iapun membalasnya erat.....kurasakan tubuh tanteku bergetar....kenikmatan yang dahsyat telah didapatkannya.......

kubalik badan tanteku dan sekarang dia dalam posisi diatas......kemaluanku masih terbenam dalam kewanitaan tanteku......tapi dia hanya diam saja sambil merebahkan tubuhnya diatas tubuhku,....lalu kuangkat pinggul tanteku perlahan.....dan menurunkannya lagi....kuangkat lagi......dan kuturunkan lagi.......kemaluanku yang berdiri tegak menyodok deras keatas ...kelubang nikmatnya......ahirnya tanpa kubantu ....tanteku menggoyangkan sendiri pantatnya naik turun.....

oooooooccchhhhhhhh.......aku yang blingsatan kenikmatan...rupanya tanteku mahir dengan goyangannya diposisi atas....kenikmatan maximum kudapatkan dalam posisi ini....rupanya tanteku mengetahui keadaan ini ...ia tambah menggoyang goyangkan pantatnya meliuk liuk persis pantat Anisa bahar penyanyi dangdut dengan goyang patah patahnya.......oooooochhhhhh,............sshhh......kali ini aku yang mirip orang kepedasanaku mengangkat kepalaku...kuhisap puting susu tanteku.....ia mengerang........goyangannya tambah dipercepat....dan 5 menit berjalan .......tanteku bergetar lagi......ia telah mendapatkan orgasmenya yang kedua......pundakku dicengkeramnya erat......ssshhhhhhh.........bibir bawahnya digigit...sambil kepalanya menengadah keatas....."to....bangsat kamu.......tante kok bisa jadi gini.....ssssshhhh....tante udah 2 kali kluarrrrrrrr...".....

aku hanya tersenyum....."tulangku rasa lepas semua to...."aku kembali tersenyum..."tante gak pernah klimaks lebih dari 1 x kalo dengan ommu.."kubalik kembali badan tanteku dengan posisi konvensional..kugenjot dengan deras kewanitaannya.....oooohhh oohhh....ssshhhhhtanteku kembali menggeliat pinggulnya mulai bergoyang pula mengimbangi genjotanku..............aku pun sudah kepengen nyampe.......

dan tidak lama kemudian akupun mengeluarkan spermaku di dalam liang senggamanya.ssshhhhhh......aaachhhhhhh....................spermaku tumpah dengan derasnya kedalam liang senggama tanteku........mata tanteku sayu menatapku klimaks.........permainan panjang yang sangat melelahkan......yang diawali dengan pemaksaan dan perkosaaan yang ahirnya berkesudahan dengan kenikmatan puncak yang sama sama diraih.......kulihat terpancar kepuasaan yang amat sangat diwajah tanteku.......................

"kamu harus menjaga rahasia ini to....."aku hanya mengangguk....dan sekarang tanteku tak perduli lagi kalau om ku mau pulang atau tidak.......karena kalau om ku keluar malam maka tanteku akan menghubungiku via HP untuk segera kerumahnya......

Senin, 24 Februari 2014

"Bercumbu Dengan Teman Ibuku"

Awal Cerita . .

Dring .. teleponku berbunyi, hai anto kamu ada acara ngak pagi ini tanya tante yuni. dan aku menjawab ngak ada acara apa2 emang nya mbak yuni mau ajak kemana.gini loh anto,suami mbak lagi keluar kota bisa ngak dik anto menemmani tante ke puncak,udah lama tante ngak nengok2 villa dan aku menjawab,nanti anto kabarin.mau minta ijin sama ibu dulu setelah mendapat ijin dari ibu,kemudian aku langsung menyetujui untuk berangkat puncak bersama tante yuni,kami berangkat2 bersama sopirnya tante yuni,

aku mau bercerita sedikit tentang bagaimana aku bisa berkenalan dengan tante yuni,awalnya ada arisan keluarga dan tante yuni adalah teman baik ibuku,dan tante yuni termasuk yang termuda dalam anggota arisan ibu2,tante berumur sekita 34 thn tinggi badan tante sekitar 165 cm dada lumayan tidak terlalu besar sekita 34 pinggul lumayan juga tidak terlalu lebar badannya mulus sekali belom punya anak ,saat selesai arisan mau pulang mobilnya tidak bisa stater dan dia meminta ijin dari ibuku untuk mengantarnya pulang dan kebetulan suaminya dalam rangka tugas kantor sehingga aku yang diminta tolong mengantar pulang,sesampai dirumah aku ditahan tante yuni untuk menemani nonton tv kebetulan acara sinetron

tante yuni langsung kekamar berganti pakaian daster yang tipis dan tidak memakai bh sehingga dengan mudah bagi aku melihat kedua gunduk didalam daster,dan tante yuni duduk berhadapan dengan aku,sembali mengangkat kakinya kemeja tampa sengaja mataku melihat sekilah paha yang mulus, dan tampak menghadap kearah tempat dudukku,dan aku melilik sambil menebak apakah tante yuni tidak pakai celana dalam,dan mataku sebentar melilik dan sebentar mata menuju ke tv,dan sepertinya tante yuni mengetahui aku meliliknya dan tante yuni semakin sengaja membuka sedikit lebar pahanya sembari duduk menyenderkan kepalanya diatas sofa,mataku melilik dan sedangkan celanaku makin sempit dan sembari menahan tegang bergerak torpedoku dengan tangan kiriku aku membetulkan posisi torpedoku.saat tangan bergerak rupanya diperhatikan tante yuni dan tante yuni kelihatan senyum2,

dan tante yuni kemudian berkata kenapa anto lagi kepanasan ya bergerak2 terus,lalu aku menjawab dengan muka rada bersemu merah karena darah menjalar dengan kencang kemukaku sehingga terasa panas mukaku dan aku berkata menunduk mukaku,ngak tante eghnn....eehh.. eehh... dan aku ngak bisa menjawab
kemudian tante yuni bangun dari tempat duduk dan menghampiriku tante yuni mengambil remote tv dekat bangku dudukku, entah sengaja atau tidak dia terpeleset dan jatuh kepahaku dan tangan tidak sengaja menekan kena tepedoku aku kesakitan meringis menahan sakit dan tangannya buru diangkat tangannya dia kaget lalu betanya kenapa anto sakit ya maafkan tante ya,sembari menjululkan tangannya keselakanganku dan dipegang oleh tante yuni,dan tante yuni lalu berkata ini apa..an..koq keras2 banget,ini sakit ya.. sembari tangannya memijit2,sini tante urut biar sakitnya hilang,dan tante ngak bilang permisi langsung dibuka seletingku celanaku dan tangan meroggoh kedalam celana dalamku dan digenggam dengan erat sekali,dan tangan kanan megosok2 mengelus2 ujung kepala batangku,

dan aku sangat menikmati dan lupa dengan sakitnya,selagi tangan kirinya mengocok lalu tangan kanannya berpindah ketanganku dan ditarik ke dadanya,dan tante yuni kembali berkata ayo to...pegang aja punya tante, kamu maukan...aku langsung mejawab ,iya tante...
selagi mendapat akses,aku bertindak lebih jauh lagi kuturunkan kepalaku kujilat dadanya,dan tangan tante yuni mendekap lebih erat dan dia kembali mendesah terus to....diisap ya...to,,,,duh...enak banget, dan aku akan bertindak lebih lanjut lagi,kuelus2 perutnya setelah itu aku mau turunkan kepalaku keselankang pahanya tante,lalu tante berkata dikamar aja to..nanti diliat pembantu.

tante duduk diatas ranjang membuka paha untuk memancing nafsuku,sini to....naek keatas ranjang tante dah ngak tahan...

kemudian kami berpindah kekamar tidurnya tante yuni,sesampai dikamar tante langsung buka baju dasternya dan dia duduk diatas ranjang dengan membuka kedua pahanya lebar2 dan aku lihat ternyata memeknya tante bersih tampa sehelai rambutpun aku aku bertambah nafsu melihatnya dan akupun tidak tinggal diam kubuka seluruh pakaianku setelah kami berdua terlanjang tante yuni lalu mendorong aku keranjang dengan posisi terlentang dan kemudian tante menurunkan kepalanya menjilat pusarku lalu terus turun sampai ke selakanganku dan tangannya mengenggam dan lidahnya menjilat di sekitar kepala kemaluanku aku mendesah bagaikan bayi minta ngedot,dan akupun tidak tinggal diam tangan ku memeras dan memirin pentil unjung susunya tantepun langsung beraksi lebih jauh,batang torpedoku dimasuk kemulut dikulum turun naik sembari menjilat dan kepalanya kekiri dan kekanan aku menikmati diisap kuluman kemaluanku oleh tante yuni

tante menjilat batang kemaluanku
sssttt...enak banget batangmu....

lalu aku menurunkan kepalaku dan kucium dan terasa bau ciri khas wanita dan aku langsung menjulurkan lidahku lalu aku jilat ujung kelentitnya dan jariku tetap kutusuk keluar masuk tante yuni kembali medesis ssstttt...ssssttt....aku mendengar tante yuni mendesis aku tahu tante yuni sudang hampir kepuncak kenikmatan akupun tetap menjilat lebih cepat dan juga aku gigit pelan tante mendesis sssttt....lalu berkata antooo...cepatt masukinn...tante dah ngak tahan..cepattt..donggg...sayangg...dan akhirnya tante yuni bangun dan dia langsung menungging dan mengenggam batang kemaluanku lalu dituntun kearah vaginanya dan digosok2 kepala kemaluanku dibelahan vaginanya yang benar2 sudah basah dan licin sekali.

akupun sudah ngak tahan lagi dan tanganku mengenggam buah pantatnya,lalu kuarahkan batang kemaluanku lalu kutekan blesss...berasa peret dan hangat sekali lobang tante yuni yang sudah sangat basah dan licin sekali,akupun memaju mundurkan pantatku dan diimbangi goyangnya pantat tante yuni bagaikan gangsing aku sangat menikmati dan didalam vagina tante yuni terasa seperti menyedot,dan aku berkata pada tanteee...memek tante enakkk..sekali...ogghhh....mendengar aku berkata enak lalu tante bergoyang pantatnya makin kencang dan aku berasa batang kemaluan terpendam dalam sekali dan berasa sepeti diurut seluruh batang kemaluanku aku benar2 terbang kelangit tujuh sstt....ogghh.....aku mendesis


tante sedang nafsu batang kemaluanku diarahkan ke vaginanya
aduhh...tante dah ngak tahan,tante masukin ya....

aku hampir kepuncaknya dan lalu aku cabut batang kemaluanku aku tidak mau cepat keluar,tantepun kerkata aduh...anto....koq dilepas sih, tante berkata kelihatan kecewa dan tante yuni berkata tante hampir dapet...akupun berkata iya...tante ganti posisi tante tadi anto..hampir keluar juga abisnya goyangan tante bikin anto ngak tahan...sekarang gantian tante di atas anto mau ngerasain goyang tante lalu tante mencubit pahaku dasar lelaki biasanya maunya terima beres takut keduluan keluar iya...akupun tersenyum dalam hatiku tahu juga nih tante.


ini gaya nungging yg paling kusukai
iyaa...terus..yang dalemm..dong sayang...

lalu tante kembali menjilat dan mengulum kemaluaanku yang baru kucabut dalam memeknya dalam keadaan berlendir, tante yuni pun menjilat tampa merasa jijik aku sangat sekali menikmati permainan tante, aku memeramkan mataku menikmatinya jilatannya setelah berselang beberapa menit lalu tante bangun lalu digenggam batang terpedoku lalu diarahkan kelobang vaginanya lalu ditekan sampai masuk tampa sejengkal batangku yang tersisa sampai kepangkalnya lalu tante yuni mengoyangkan pinggulnya memaju mundurkan pantatnya aku merasakan seluruh batang sepeti diurut selagi tante beraksi memutar pantat pinggulnya tanganku meremas buah dadanya dan jariku juga ikut memerintir ujung pentil susunya

tante yuni juga berkata anto...remes yang kencang dong... dan aku ikuti kemauan tante kuremas kedua buah dadanya dan batang kemaluaan ditancap dalam sekali dan tante akhirnya berkata terus anto...punya kamu koq enak banget, beda banget ama punya omm[suaminya], lalu aku berkata beda apanya tante...diapun menjawab beda batangnya punyamu panjang dan kepalanya helemnya besar banget terasa didalam memek tante seperti digaruk bagaikan ada yang nonjok2 , lalu kembali tante yuni mendesis dan berkata lagi anto...tante mau keluar nih.... ssstt....aku berkata jangan keluar dulu tante tungguin anto sebentar lagi, anto hampir nyampe, dan tante bergoyang pantatnya makin kencang akupun hampir tiba diujung puncak kenikmatan,



tante yuni sedang menikmati goyanganku sssttt....ougghhh.......enaknya batangmu to.....

lalu kudekap tubuh tante dan kubalik tubuhnya dan berganti posisi aku di atas dan tante yuni dibawah akupun berpacu dengan kencang kumajukan mundur pantatku bagaikan piston mobil dan selang beberapa menit tante yuni mendesis kembali..ssstttt....anto...tante dah mau nyampe...cepat to...bareng2 ya..akupun menjawab iya..tannn...anto juga mau nyampe...akhirnya jebol juga dan disusul dengan orgasmenya tante yuni dan batangku menyemprot crott..crott...crott...dan tante pun berteriak..aughh....eennakk.....aakhhh.....akhirny a aku dipeluk tante erat sekali dan dicium dan diapun berkata terima kasih iya anto kamu pintar deh puasin tante

mengalirnya lendir kenikmatan dari vaginanya tante yuni

lalu kami rebah tiduran di atas ranjang tante yuni dan diapun bercerita bahwa dari rumahku dia sudah memperhatikanku dan dia juga suka denganku dan tante yuni juga menceritakan tentang suaminya kalau main dengan tante dia paling suka anal,aku terbengong2 mendengar pengakuan tante yuni koq memeknya tante yuni enak koq mau2 aja yang di dubur apa enaknya aku bertanya kepada tante yuni dan diapun menjawab mula2nya ya sakit lama2 enak koq,dan apakah anto pernah mencobanya akupun menjawab blom pernah tante kan jijik masak dimasukin kelobang patatnya tante,dan tante berkata kembali apakah anto mau coba...aku diam sejenak lalu menjawab boleh juga akhirnya dan tante juga diam tetapi tangannya tetap mengenggam batangku yang masih lemas,dan dia tidak melepaskanya tante yuni sangat sabar dia tetap aja mengurut2 batangku selang beberapa menit akhirnya bangun kembali

lalu tante bangun ranjang dia berjalan kemeja rias mengambil bungkusan kecil dan dia sobek ternyata sebuah condom lalu tante yuni menunduk kepalanya mengulum2 batang kemaluanku yang masih lengket karena peju tersebut setelah cukup lama tante memasang condom ke batang kemaluanku dan tante lansung celentang mengangkat tinggi kedua pahanya dan dia meludah ketangannya lalu di oles kelobang pantanya dan dia menarik tanganku sembari senyum sini to...coba masukin dih..biar kamu ngak penasaran

akhirnya kuikuti kemauan tante yuni kugenggam batang torpedoku kuarahkan kelobang duburnya yang dibasahi oleh ludahnya tante yuni,lalu kutekan pelan2 tante yuni memejamkan matanya dan mulutnya keliahatan sedang mengigit bibir bawahnya,dan kutekan kembali akhirnya masuk separuh dan kutarik lalu kutekan kembali lebih dalam dan tante yuni mendesis ssstttt....pelan2 ya to..lada perih sedikit tante yuni berkata dan aku menjawab kalau sakit jangan diterusin tante,aku merasa kasian sama tante yuni dan aku menjawab biar anto masukin aja kelobang memek tante aja,tapi tante tetap mau aku melanjukan,dan kutekan lagi lebih dalam akhirnya masuk keluruh batang torpedoku dilobang pantatnya dan yang kurasakan lobang pantatnya tante yuni lebih hangat dan mencengkram bila dibanding dengan vaginanya

kumasuki batang kemaluanku ke lobang analnya tante yuni
aduh to...pelan2 ya......

aku mendesah aghhh....enakkk..banget...lalu kumaju mundurkan pantatku dengan diiringi mengosok vaginanya dan ujung jarinya menekan masuk sampai kelobang memeknya tante yuni,aku tetap memajukan mundur pantaku dan tante yuni semakin cepat mengosok vaginanya dan mata sayu melirikku dan mulutnya sedikit terbuka lidahnya terjulur sedikit,aku melihatnya semakin terlangsang,selang beberapa lama tante yuni berkata anto...tante memeknya digosok koq semakin gatel....ya....terus anto...yang kencang...dengan batang terpedoku keluar masuk dilobang pantatnya akupun sangat menikmati terasa batang torpedo sesuatu akan terjang keluar aku berkata kepada tante yuni,tan..te...anto ngak tahan dah mo keeelluarrrr.....tantepun menjawab a..maaaa......tanteee...juga..mauu..keluarrr....aa gghhh.....aduhhhhh...nyammmpe...to...


setelah selesai anal lalu tante yuni mencabut kondom tersebut lalu dijilat dan ditelan lendir kenikmatan dihadapanku

akhirnya aku juga keluar berbareng dengan orgasmenya tante yuni dan aku dipeluk erat dan kakinya juga melingkar tubuhku setelah menjelang beberapa saat tante bangun dan masih duduk diranjang dan diraih batang kemaluanku dan di tarik keluar kondom dibatangku dan dipegang dengan dua jarinya diangkat kemukanya dan tante yuni mengulurkan lidahnya menjilat kondom tersebut menghadap keaku sembari kelilik kearahku lalu tersenyum,dan tantepun berkata ini cairan peju kamu sedap sekali tante suka koq kalau anto bisa negecrot dimulut tante,dan kata dokter kalau cairan peju sangat berprotein dan akupun berkata boleh pasti anto kasih kalau om pas ngak ada dirumah dan pasti datang dan kita bisa menikmati beberapa gaya lagi yang belom kita coba.

setelah jam menunjuk 12 malam dan hpku berbunyi ternyata ibuku telephon danibuku bertanya anto ada dimana dan aku menjawab dalam perjalanan pulang bu..dan hari berikutnya aku kepuncak menemani tante yuni dan kami melakukan beberapa gaya2 yang belom kami praktek,aku sangat puas dan menikmati bermain dengan tante yuni bila suaminya sedang keluar kota atau siang hari kalau sedang ngak kuliah.

Sabtu, 16 November 2013

Kuperkosa Mantan Guruku




Namaku adi, aku saat ini berumur 21 tahun, aku sekarang masih kuliyah disalah satu universitas ternama di Malang. Waktu aku masih duduk dibangku SD aku pernah mempunyai seorang guru wanita yang membuatku selalu membayangkannya tiap malam. Dia bernama Bu Lilik Masriyah, dia sudah mempunyai suami bernama Pak Lukman yang juga seorang Guru. Bu lilik mempunyai 3 orang anak, anaknya yang pertama sebaya denganku sedangkan anaknya yang kedua kelas 1 SMA, anaknya yang ketiga duduk dibangku TK. Bu lilik dikenal oleh semua murid sebagai guru yang otoriter, begitu banyak murid murid yang takut bila dia yang mengajar. Tapi dimataku dia adalah wanita yang perfect. Saat ini Bu lilik adalah seorang wanita yang berumur 40 tahun yang anggun, dia cantik, kulitnya putih, hidungnya mancung, bibirnya merah delima, rambutnya sebahu, postur tubuhnya tinggi, body tubuhnya lumayan dan masih singset daripada wanita 40 tahun lainnya. Sewaktu aku masih duduk dibangku SD, tak sengaja sering terlihat BH yang dipakai Bu lilik waktu dia sedang menulis di papan tulis ataupun waktu dia sedang duduk. Hal – hal itu yang membuatku terbayang – baying setiap saat setiap waktu. Bisa dibilang masa puberku waktu itu terjadi karena sering membayangkan aku bercinta dengan Bu lilik. Dasar anak – anak pikirku.

Setiap pulang dari malang aku selalu lewat depan rumahnya, kulihat rumahnya selalu sepi. Mungkin setiap aku lewat dia tak sedang berada diRumah. Singkat cerita Waktu itu aku tiba dirumah pukul 12 malam. Aku sejenak duduk diruang tamu kulihat dimeja ada sebuah undangan reuni dari sekolah SD ku dulu. Besoknya aku datang ke tempat reuni aku bertemu dengan banyak teman – teman SD disitu. Kulihat Bu lilik juga hadir dalan acara tersebut. Ku lihat dia masih tetap cantik seperti dulu. Dalam acara tersebut panitia reuni mengadakan tour ke Bali dalam rangka ulang tahun berdirinya sekolah. Kebetulan 1 minggu aku libur kuliyah dan aku memutuskan untuk ikut dalam tour tersebut. Pukul 4 sore acaranya selesai. Aku segera menghampiri Bu lilik. Ku jabat dan kucium tangannya seraya memberi hormat padanya. Hanya beberapa menit kami ngobrol. Kulihat yang lain sudah pada pulang. “Bu nunggu siapa? Kok belum pulang? Nunggu jemputan yah??” tanyaku sambil tersenyum kecil. “iyah.. ibu nunggu jemputan anak ibu…” jawabnya sambil membalas senyumku “loh memang suami Bu lilik kemana kok anak ibu yang jemput???” tanyaku lagi. “suami ibu lagi melayat ke rumah temanya kedua anak ibu dirumah tapi anak ibu yang sebaya dengan kamu kuliyah diSurabaya dan tadinya dia mau pulang dan sekalian jemput ibu gitu” “oh anak ibu kuliyah diSurabaya ngekost yah bu???” kemudian hp di tasnya Bu lilik berbunyi dan akhirnya dia mengangkatnya. Beberapa detik pembicaraan ku dengan dia terpotong dengan suara hp di tasnya. “oh anak ibu kos disana dia Cuma pulang 1 minggu 1 kali. Tapi kali ini dia gak bissa pulang karena banyak tugas di kampus….barusan dia nelpon ibu” dalam hati ku berkata ini kesempatan untukku untuk bissa menawarkan sesuatu pada dia. “maaf bu lilik, kalau saya diperbolehkan biarkan saya saja yang nganterin ibu pulang…gimana bu???” “eeehhhmmm..gimana yah Di…eehhmmm… yauda deh ibu mau”

Setelah sampai didepan rumahnya aku memintai dia nomor HP. Kemudian waktu terus berlalu. 2 hari berikutnya aku berangkat ke Bali bareng teman teman alumni yang ikut. Kulihat pula ternyata Bu lilik ikut dalam tour ini. Aku segera berpindah duduk disamping Bu lilik. “Bu suami dan anaknya kok gak diajak…” “suami ibu dan anak anak ibu pada gak mau ibu ajak… gak tau ni padahal kan gratis” waktu terus berlalu kami ngobrol cukup lama sampai tertidur dalam bus. Ingin sekali kudekap tubuh mulus nya itu tapi untung aku masih bissa mengendalikan diri karena banyak orang didalam bus itu. Waktu terus berjalan, akhirnya pukul 5 pagi aku dan rombongan sekolah tiba di pantai sanur untuk melihat sunrise. Pukul 10 pagi aku dan rombongan tiba diHotel. Kebetulan aku dan rombongan menginap diHotel yang mewah dan berkelas tak heran kalau banyak orang kaya disitu. Aku segera masuk kamar dan melepas kepenatan dengan mandi dikolam renang. Saat mandi dikolam renang tak sengaja kulihat Bu lilik hanya mengenakan BH G- string berwarna hitam. Karena kebetulan kamarku dengan kamar Bulilik berdekatan hanya saja kamar Bu lilik berada di lantai atas dan kebetulan juga Bu lilik waktu ganti baju lupa menutup jendela dan akhirnya terlihat dari bawah. ‘wwooow nafsu birahi langsung memuncak., pemandangan seperti itu membuat penisku yang tadi tidur menjadi bangun dank eras dan amat keras. Dalam hati aku berkata “nanti malam aku harus bissa masuk kekamar bulilik”

Malam pun tiba. Pukul 8 malam aku mengetuk pintu kamar Bu lilik. Kuketuk beberapa kali tapi gak ada yang membuka. Kemudian aku hendak balik kekamarku, dan baru dua langka Bu lilik memanggilku. “Ada apa Di??? “ kulihat Bu lilik mengenakan baju tidur dan kulihat pula rambutnya basah. Ternyata dia habis mandi. “saya mau ngobrol sesuatu pada ibu gak papa kan kalau saya masuk, maaf bu kalau saya menggangu istarahat ibu” “ohhh… ya uda masuk ajah” langsung aku mengunci pintunya tanpa sepengatahuan Bu lilik. setelah didalam kamar aku ngobrol beberapa kata dengan dia. Kemudian aku bilang pada Bu lilik kalau aku suka kepadanya dan sangat mengaguminya. “Bu aku sangat ingin sekali memiliki kamu bu, tapi ibu sudah bersuami dan ibu sudah punya anak, kalau boleh memilih takdir aku ingin jadi suamimu Bu” langsung seketika Bu lilik kaget dan marah dengan pengakuanku tadi. “Di…kamu gak boleh sepeti ini pada Ibu…bagaimanapun juga Ibu ini tetap Mantan Gurumu dan harus kau hormati dan jangan mengada ngada tentang kata katamu tadi”

Aku segera mendekati tubuh Bu lilik. Terasa sudah keras penisku tertahan oleh CD yang kukenakan saat mendekati tubuhnya. Langsung dengan cekatan kucium pipinya yang sebelah kiri. “Astagfirullah Di…jangan…di…” saat Bu lilik melontarkan kata kata itu dengan nada marah dan kesal tanpa panjang lebar langsung masih dalam posisi berdiri aku memeluk tubuhnya bu Lilik dengan erat, segera kuciumi pipinya dan bibirnya. “Di jangan Di….ibu mohon jangan” bu lilik hanya marah tapi dia tidak berontak seperti adegan adegan perkosaan lain. Dia hanya melarangku dengan kata – kata nya yang bernada marah tapi dia tak melawan bahkan tangannya diam tak berusaha mendorong tubuhku. Setelah beberapa kali kuciumi pipi nya baik sebelah kanan maupun kiri aku beralih ke lehernya yang putih dan mulus. Kuciumi dengan lahap lehernya, bahkan waktu itu aku mirip seperti orang kesetanan yang bringas. Dengan cepat kuciumi setiap lekuk leher bu lilik dengan bringas. “stop..hentikan ini Di…kamu jangan kurang ajar sama Ibu..aaaahhh…aaaahhh…hentikan Di….aaaahhh” kudengar nada kata katanya yang tadi seperti orang marah ternyata sekarang berubah menjadi lirih dan diiringi dengan desahan desahannya yang membuatku semakin bringas dan liar menciumi lehernya. Aroma wangi tubuhnya membuat penisku seperti ingin keluar merobek CD. Sambil menciumi leher dan bibirnya Segera aku melepas baju ku sedikit demi sedikit hingga kuhanya mengenakan CD Kulihat Bu lilik memejamkan mata sambil mendesah dan melarangku melakukan itu. “Di…jangan….Di….aaaaahhhhh….ini perbuatan dosa Di….aaaahhhh….sekali lagi…ibu mohon………aaaaaaahhhhhhh”

Setelah puas menciumi lehernya aku langsung beralih menciumi bagian pundaknya sambil mencoba melepaskan baju tidur yang dia pakai. “dasar….bajingan kamu…Di….hentikan…ibu mohon….aaaaaaaaahhhhh…..Ibu gak mau Di….ini dosa….….aaaaahhhhh….” dia terus mendesah sambil memejamkan mata. Tak lama kemudian Baju tidurnya terjatuh dilantai, kulihat dia memakai BH G-string merah, kulihat BH G string yang dia pakai seperti terlalu ketat dan kekecilan sehingga Payudaranya dibagian atas seperi mau menjumbul keluar. segera kusosor dengan lahap pundak dan dadanya yang terlihat mulus. Ditengah aksiku menciumi dadanya aku berkata pada bu lilik “Bu aku ingin sekali ibu orang yang pertama kali mendapatkan perjakaku ini, cccccpppppccckkk….. jadi aku mohon…mmmmuuuuaaaachhhh…mmmmhhhhcccchhh….. izinkan aku menjamah tubuh ibu yang mulus ini… karena sejak SD aku menantikan kesempatan seperti ini dengan kamu Bu” langsung kuteruskan ciumanku ke pundak dan dadanya yang mulus. “tapi kamu salah Di…ibu ini hanya wanita tua berumur 40 tahun… aaaaahhhh….tak pantas…kau perlakukan ibu sperti ini….….aaaaahhhhh…. ibu tak ada bedanya dengan ibu kamu sendiri….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….hentikan hentikan Di….kamu memang biadab….….aaaaahhhhh….dasar terkutuk kamu….aaaaahhhhh….” setelah puas kumenciumi dadanya kuciumi Payudaranya yang masih terbungkus BH G-String berwarna merah. Saat bibirku menyentuh tali BH nya. Aku benar benar seperti orang kesetanan dan bringas, kulahap dengan cepat hingga BH nya yang dia pakai basah karena air liurku. Kemudian sambil terus menciumi payudaranya yang terbungkus BH aku mencoba membuka kancing BH nya yang berada dibelakang punggungnya. Akhirnya tanganku berhasil meraih kancing BH nya. Segera kutarik dengan cepat terlepaslah BH yang dia pakai dan terjatuh diLantai. Aku sangat kaget melihat ukuran payudaranya saat BH nya ku buka ternyata sangat montok dan besar, padahal dulu aku mengira payudaranya ukuranya kecil serta biasa saja, tapi setelah terpampang didepanku langsung dengan bringas/liar/lahap/bahkan seperti orang kesetanan aku lagsung menciumi kedua payudaranya yang montok itu baik kanan ataupun kiri, seperti orang yang tak sabaran dan tergesa gesa gaya ciumanku terhadap payudaranya itu.

“….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh…. biadab kamu ….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh…. jangan….aaaaahhhhh….jangan….aaaaahhhhh….jaaaaaaaaaangaaaaaannn Di” desahannya yang lirih sambil menegelus elus dan memegangi kepalaku. Sangat lama sekali aku menciumi kedua payudaranya. Tak henti hentinya kuciumi berulang ulang payudaranya. “mmmccchhhhh…mmmmmcccchhhh,…..” terasa nikmat sekali terasa seperti dipuncak kenikmatan saat kuberulang ulang kumenciumi kedua payudaranya. Setelah berulang kali kuciumi kumenghisap payudaranya yang sebelah kanan secara bergantian baek kiri maupun kanan” beberapa menit lamanya aku gak tahu yang kurasa kulakukan ciuman dipayudaranya itu sangat lama dari pada yang ciumanku dibagian tubuhnya yang lain. Sambil terus menciumi dan menghisap payudaranya yang montok aku mendorong tubuh Bu lilik ke ranjang besar dan empuk itu. Bu lilik dan tubuhku terbaring di atas ranjang dengan posisi tubuhku diatas tubuh Bu lilik. “….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh…. biadab kamu ….aaaaahhhhh….….bangsat kamu aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh…. jangan….aaaaahhhhh….jangan….aaaaahhhhh….jaaaaaaaaaangaaaaaannn Di”

setelah cukup lama ku menciumi dan menghisap kedua payudaranya aku beralih ke perutnya. Kuciumi perut dan pusarnya sampai menuju vaginanya yang masih terbungkus oleh CD G-String Hitam. Kurasakan saat bibirku menyentuh vaginanya yang ternyata sudah basah sekali. Langsung sambil menciumi selakangannya yang wangi kumelorotkan CD G-string hitam yang dia pakai hingga terlepas dan terjatuh ke lantai. Kusosor dengan lahap vaginanya. “….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh…. biadab kamu ….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh…. jangan….aaaaahhhhh….jangan….aaaaahhhhh….jaaaaaaaaaangaaaaaannn lakukan itu ….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh…….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….stop ibu gak mau berbuat dosa….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….” tak lama kemudian Bu lilik tak melarangku tapi dia hanya mendesah berulang kali “….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh…….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh…….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh…….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh….….aaaaahhhhh…aaaauuuuuhh……”

setelah kumenciumi seluruh permukaan vaginanya ku beralih kebawa terus dan terus hingga jari kakinya. Sambil melepas CD yang kukenakan aku menciumi betis dan kakinya. Setelah kuciumi kaki dan jarinya aku naik keatas tubuhnya lagi. Kutindih tubuh Bu lilik sambil menancapkan penisku ke liang vaginanya. Kulihat Bu lilik pasrah sambil memejamkan mata. Tak lama kemudian penisku terbenam tepat diVaginanya Bu lilik yang dari tadi sudah basah sekali. Kugenjot tubuhku berulang kali. “….aaaaahhhhh….….oooohhhhh….….aaaaahhhhh…….aaaauuuu….….aaaaahhhhh…. aaahhhhh….….oooohhhhh….….aaaaahhhhh…….aaaauuuu….….aaaaahhhhh

….aaaaahhhhh….….oooohhhhh….….aaaaahhhhh…….aaaauuuu….….aaaaahhhhh” hanya desahan dan desahan yang keluar dari bibir bu lilik sambil memejamkan kedua matanya. Benar benar dipuncak kenikmatan walu berawal dari pemaksaan aku benar benar manusia paling bahagia didunia waktu itu. Setelah berulang kali ku menggenjot tubuhku, tak lamma kemudian kumerasakan ada yang menyembur deras dari penisku menuju liang vaginanya

setelah air mani itu keluar dan menuju liang vaginannya Bu lilik, aku menggenjot tubuhku lagi berulang kali dengan ritme yang pelan. Hingga air mani itu keluar berulang kali. Setelah beberapa saat kemudian aku merasa lelah sekali setelah berulang kali melakukan genjotan. Kulihat pula dari wajahnya Bu lilik kelelahan. Kulihat dia memejamkan matanya dan menoleh kea rah kiri dan tak berani memandang wajahku. Segera kutarik penisku dari vaginanya dan kuberbaring disampingnya sambil menciumi payudaranya. Ditengah ciumanku aku minta maaf pada Bu lilik ”Bu maafin aku… aku sudah berbuat dosa pada ibu…sekali lagi maaf” kemudian aku mengambil selimut dan aku berbaring disamping Bu lilik sambil memeluk tubuhnya yang mulus, kumenyelimuti tubuh kami berdua dengan selimut yang tebal. Karena udaranya sangat dingin. Kami berdua tidur bersama hingga pagi.


Sabtu, 02 November 2013

Cara Tradisional Alami Menghilangkan Komedo


Cuci wajah Anda sehari sekali dengan menggunakan air hangat yang sudah dicampur garam. Garam akan mengurangi minyak berlebih pada wajah, dalam kata lain membantu menghilangkan komedo.

Patahkan batang lidah buaya lalu oleskan lendirnya ke area berkomedo. Lidah buaya akan menghaluskan kulit dan mempercepat proses penyembuhan kulit. Hasilnya, kulit lebih segar dan halus tanpa komedo.

Usapkan es batu di sekitar area berkomedo kira-kira 10 menit. Es batu ini akan membuat pori-pori kulit mengecil hingga komedo tidak mudah menembusnya.

Minum lebih banyak air putih. Air putih membantu membersihkan sistem pencernaan dan membuat kulit lebih halus dan bercahaya.

Campurkan sebutir putih telur lalu tambahkan 1 sendok teh madu. Oleskan pada wajah dan biarkan mengering selama 20-30 menit, kemudian bersihkan wajah dengan air hangat. Cara ini dilakukan untuk mengurangi komedo sekaligus membantu mencegah kemunculan komedo baru.





Jumat, 01 November 2013

Digauli Mertua Sendiri


" DIGAULI MERTUA "




Kejadian ini sangat memalukan bila diceritakan lebih panjang lagi karna ternyata mertuaku menaruh rasa simpati terhadap ku.semenjak pertama kali aku resmi menjadi mantunya.mertua ku yang telah lama hidup sendiri ditinggal istri membuat dia prustasi melihat semua perempuan di sekitar tetangga kami namun bukan berarti dia gak mampu membeli gadis penjaja cinta di jalan jalan.tapi justru dia takut akan penyakit kalamin 


nafsu buasnya tersalurkan dengan aku yang mantunya sendiri.menurut pengakuannya ternyata aku sangat mirif dengan istrinya dan terbukti aku melihat poto keluarga benar adanya muka kami sangat mirif hanya yng membedakan aku lebih tinggi dari mertua perempun ku.

waktu itu suami pamit ke malaysia menyelesaikan tugas kantornya dan aku sempat dititipkan ke mertua agar menjaga dan memantauku selama aku ditinggal suami.
kesempatan itu peluang besar bagi mertua walau aku seempat menolak dengan alasan dan meyakin kan kepercayaan suami.. bahwa aku akan baik baik saja.namun semua terjadi begitu cepat seribu akal mertua agar aku tunduk pada kekuasaannya.

malam itu hujan sangat lebat petir bergema dimana mana membuat aku merinding dan ketakutan hingga aku menyuruh mertua ku menemaniku di rumah ku...
dan rasa kesepian dan kejenuhan itu entah siapa yang memulai karna memang aku selalu dirayu dan digoda mertua hingga aku terbuai dan sangat menikmatiya...
singkat cerita aku pasrah dan hanyut dalam pelukan sang mertua yang gagah perkasa...aku dicium dan diremas kayaknya seperti mau diperkosa aku tak sadarkan diri pikiran melayang ke lagit tujuh lapis disaat semua itu terjadi tanfa sehelai benang yng menempel di badan kami aku pasrah tergeletak di karpet ruang tamu dibawah kekuasaan mertua bibir dilumat dengan buas hingga lama kelamaan aku mmembalas dan merintih 
mertua ku merasa ada peluang dan kesempatan tidak menyie nyiekan kan waktu secara cepat dan singkat batang kemaluannya menghujam liang kemaluan ku yang memang sudah basah karna lendir rangsangannya ...
seiring batang kemaluan mertua ku menghujam kemaluanku.nafsuku tak terkendalikan lagi.uuu..hhhgg ..sss mertuaku mendengus panjang saat memacu sodokannya di kemaluanku hentakan hentakan yang keras hingga terasa menggesek kemaluaan ku yang paling dalam menyentuh dinding dinding rahim ku...terus..terus pak entot terus... puasin ana pak...aahhhgg...sssttt enak pak... hmmpp...kembali tubuhku bergetar mencapai orgasme ku yang begitu dahsatnya.kepalaku mendongak ke atas.sementara mertuaku tetap mempercepat goyangannya di kemaluannku semakin lama semakin gencar tanfa mengenal lelah...dalam hati aku memuji betapa perkasanya mertuaku ini jauh dari suami yang cuma lima menit sudah keok malah cuma mengotorin kemaluanku aja.setelah itu ketiduran tanfa perduli dengan perasaan ku. lain dengan mertua ku ini dia benar benar buas sudah dua kali aku klimaks sementara dia belum apa apa sampai kemaluan ku ngilu di buatnya.
aku yang sedikit bebas dalam kekuasaannya ikut memutar mutar pantat ku sebisa mungkin.bibirku dilumatnya saling mendorong lidah kami berpangutan untuk mencapai kenikmatan lebih banyak.

Mertuaku mencabut kemaluannya dalam jepitan kemaluanku dan mengangkat tubuhku ke dalam kamar tidur ku dari lantai ruang tamu dan dibaringkan nya posisi agak kesudut kasur.Dibentangkannya kedua paha ku lebar lebar aku sudah pasrah dibuatnya mertuaku menindihku.lubang kemaluan ku yang sudah basah oleh lendir2 kenikmatan secara berulang ulang dilapnya dengan sprei kasur.kemudian kembali ia menusukkan senjatanya ke dalam kemaluanku secara pelan..pelan berlahan namun pasti dikocoknya hingga terbenam dalam kehangatan liang kemaluanku.tubuh kami yang sudah basah oleh keringat kembali menyatu dalam pergumulan yang lebih seru...
bapak hebat..!!! bisik ku...
ya nak akan kupuasin dirimu yang selalu di tinggal suami mu dinas luar...hmmm..ya pak.. puasin pak puasin mantu mu pak... bibir kami kembali berpangutan satu sama lain sampai aku kadang susah napas tapi nikmatnya gak ketulungan merasakan kemaluan mertua yang masih kokoh walaupun sudah satu jam mertua ku menghujamkan senjatanya secara mengesek menggosok dinding kemaluanku.kulihat tonjolan urat urat dikening mertua ku semakin jelas karna nafsunya.nafasnya semakin mendengus seperti anjing kehausan.aku yang sudah lemas tak mampu lagi mengimbangi kerakan mertua ku.

"UUUh..uuh..uh.. napasnya semakin bergemuruh terdengar di telinga ku.bibirnya semakin ketat melumat birbirku.lalu kedua tangannya menopang pantatku dan menggenjot kemaluanku dengan tusukan tusukan yang lebis kasar.aku tau sebentar lagi mertuaku akan sampai.kucoba menggerakkan pantat ku secara berputardengan sisa sisa tenaga yang ada.benar aja setelah dia menggigit bibirku dan menghujamkan batang kemaluannya lebih dalam kedalam liang kemaluanku dan ccrrr..ccrooot ..crrot..cccrroooot... ada lima kali terasa ia menyemprotkan spermanya kedalam rahim ku.ia masih bergerak beberapa saat seperti berkelenjotan.lalu ambruk di atas perut ku.aku yang kehabisan tenaga tak mampu bergerak lagi.

kami tetap berpelukan menuntaskan sisa sisa kenikmatan yang baru kami raih bersama.
Batang kemaluan pak mertua ku masih kencang tertancap di liang kemaluanku.keringat kami melebur jadi satu.
Akhirnya kami tertidur pules sampai beberapa jam.aku sadar setelah merasakan berat badan dan dengusan panasnya nafas di muka ku...
hmmm... kulihat begitu rapatnya pandangan mertua di muka ku tatapannya sayu cerah penuh kemenangan... dan bibirnya tersungging senyuman.aku menggerakkan badan ku secara berlahan ..rupanya mertua menangkap perasaan ku hingga dia sedikit menggangkat tubuhnya secara bertumpu di kedua tangan nya...kucium bibirnya dengan mesra tanfa sepatah suara.. batang kemaluannya masih terasa di dalam liang kemaluan ku masih keras dan berdenyut denyut memenuhi liang kemaluan ku.
mandi dulu pak...!!! bisik ku lengket....kan?
mertuaku berlahan mmencabut batang kemaluannya terasa nikmat ngilu..kupeluk tbuhnya erat erat.. kenapa.. katanya mau mandi? kok ditahan?... aku pandang mata mertuaku dengan sayu tanfa jawaban.dan kembali kami berpacu sekali lagi sebelum mandi atas perpintaan ku mertua hanya sebetas memenuhi keinginan hasrat ku..terbukti setelah aku sampai puncak klimaks dia mencabut batang kemaluannya dan mengajak aku mandi di kamar mandi di dalam kamar ku.. tubuhku di sabuni nya dari atas sampai bawah kaki penuh dengan kasih sayang layaknya seperti orang tua dengan anaknya sendiri.

lalu kami makan bersama diruang makan sambil menonton TV dan saling berpelukan sementara suami masih di luar negeri atas perintah bosnya selama dua minggu selama itu pula aku dipuaskan oleh mertua yang memang dari dulu menaruh perhatian dengan ku sejak aku pengantin baru pernah kami tak tegur sapa atas kekurang ajarannya merayuku kala rumah ku sepi... aku selalu menolak dengan marah marah.. hingga mertua lebih nekat lagi menyusup kerumah ku tengah malam dengan berbekalkan kunci duplikat nya. itulah kejadinya yang tak pernah aku duga dan tak pernah aku harapkan terjadi. sampai sekarang aku tak mau menemui mertua ku dengan sabar kurayu suami ku agar kami pindah tempat jauh dari kota dan penglihatan mertua. sekarang kami tinggal di malaysia setahun sekali pulang ke indonesia itu pun karna mertuaku yang pernah menanamkan benihnya di rahim ku dalam keadaan sakit keras dan meninggalkan dunia serta kami karna penyakit yang dideritanya.

TAMAT . . .


Rabu, 02 Oktober 2013

"- Benih Mertua Ku -"



Ini berawal dari ibunya sakit dan harus dirawat di rumah sakit dan edi harus terbang keluar kota untuk urusan bisnis.edi tadinya tak setuju saat aku memimta papanya toni menginap karna edi dari dulu sangat curiga dengan papanya sendiri yang mata keranjang dan ada perasaan lain pada ku.aku sangat rah pada edi atas kecurigaannya yang egois itu
ketika itu terjadi toni tiba sebelum edi terbang ke luar kota segalanya telah ku harapkan disaat aku menyambut toni dengan segelas air putih...

Disaat itu mata toni papaku tak berkedip menelanjangi ku dari rambut sampai ujung jempol aku berharap berbuat yang terbaik dan mengesankan atas godaan papa suami ku itu

aku tersanjung atas perhatian papa mertua yang jauh pinter mengambil hati dan mau mengerti atas situasi ku
beda ddengan suami yang selalu mementingkan pekerjaan dan pekerjaannya.

waktu pagi itu aku tidak punya waktu lagi selain membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya pikiran dan hayalanku tertuju dalam kamar mandi

oh.. aku juga mau mandi jika papa tidak keberatan agar aku disentuh seluruh tubuh ku,bayangan toni terlalu menggoda dengan tubuhnya yang berotot dan putih kebulekan itu

mala ini aku memakai jubah sutera.dorongan hasratku tak terbendung lagi tuk melakukannya dengan papa suami ku ini

Kami duduk diatas sofa sambil menonton TV jarak kami sangatlah dekat aku sengaja membiarkan jubahku tersibak memperlihatkan paha putihku ditengah remang remang cahaya dari TV karna lampu tengah sengaja aku matikan agar hasrat mertuaku semakin terbakar.....

benar saja tanpa dikemando papa mertua ku mencium dan memelukku dengan antusias...

oh... papa'ku membelai gundukan lezat ku yang terbungkus kain segi tiga putih aku membusungkan dada untuk memudahkannya mencium dan melumat buah kembarku 

nafasku memburu ketika tangan papa menyusup kedalam dengan sangat hati hati dan santai tapi pasti hingga sedikit kulebarkan pahaku agar memudahkan tangan itu dengan leluasa menjelajahi rongga rongga kenikmatan ku papa mertuaku sangat pinter menemukan dimana titik lemah ku dengan satu jari bergerilya dan matanya yang tajam memandang pusat keintimanku

oh... pap erang ku pelan disaat aku meraba tonjolan selangkangannya kudapatkan segumpal panjang dengan bawahannya yang teruntai penuh dengan benih kenikmatan....
mantuku...cintaku... betapa lamanya aku menginginkan mu... disela sela napas kami yang tak beraturan
oh pa...seandainya kau tau ...setiap kali edi bercinta dengan ku.., aku selalu terbayang bahwa seolah olah papa yang ada dalam pelukan ku ..papa sayang...

Tidak kekasih ku sambil papa mencium leher ku dan tangan papa tak mau lepas dari buah dadaku...

Apa kamu mau aku didalam sana kasih ku....?

oh..ya pa" sambil kutarik penisnya keluar dari sarangnya ...
Aku sangat mengingikannya aku ingin penis ini didalam tubuh ku paaa.... didalam vaginaku...ini pa...

ah anak manis ku tercinta aku jilatin tongkat panjang besar papa yang sedang membengkak sampai basah..

papa pun tak tinggal diam mengelus menjilat vagina ku terkadang terasa lidahnya menerobos kedalam aku tak sadar menggoyang goyagkan pantat kedepan menhujam muka mertua ku
aku bergetar merasakan seperti kesentrum listrik lima watt

papa....puaskan anak mu pa puaaaaakanlah aku merangkul pantat papadengan erat kala aku merasakan puncak kenikmatan itu tiba 
aku melenguh dan lemas

giliran papa ya....

Tak adakata istirahat dengan sisa tenaga aku dikangkngin papa mertua dengan posisi telentang paha kubuka lebar lebar sambil digoda manja aku merasakan betapa nikmatnya kejantanan papa menerobos liang kenikmatan ku sampai keubun ubun rasanya 

oh..pa" nikmaaaat. pa.. cepat goyang kencengiiin.....pap...." 
aku terbengap bengap menerima serangan ini persetubuhan ini

sayang ....anak ku nakal akan kuhamili kamu....

Hamililah pa... semuanya untuk mu malam ini paa...

ya anak ku papa akan menebarkan semua nya untuk mu sambil menarik pantatku yang bahenol lebih merapat ketat mendorong lebih dalam lagi mengantarkan hadiah kerinduan ini yang sejak dulu ku harapkan...memancarkan kasih...

Papa mengelingjang sambil meremas payudara ku dengan kencang sambil menyedot dan menekan lebih kuat ...pantatnya lebih kuat mengocok kedepan menendang menekan lobang vagina ku....secara berulang ulang dan sangat cepat

oh...sayang akan ku berikan benih ini untuk mu manisku...akan kutanam dalam rahim mu...

Aku hanya menikmati permainan gila ini sambil kupejamkan mata mengimbangi dan meresapi goyangan papa...
oh...pa tumpahkanla...sayang....semua ini untuk mu

Aku merasakan urat penis papa membengkak didalam sana menandakan papa akan menumpahkan benih benih kasih yang terlarang kami...

papa melengkungkan badan nya dengan posisi hentakan hentakan kevaginaku dengan kasar sekali.... seeeeeeeeerrrrrrr kurasakan hangat.... berulang ulang papa menyemprotkan benihnya sampai terasa menuh rahimku...

Jantungku berdegup tak karuan kala terahir denyutan penis papa berdenyut dalam vagina ku bersamaan dengan puncak kenikmatan ku tertumpah membasahi kursi ruang tamu 

Dengan hati hati papa mencabut penisnya dengan pelan kupandang mukanya dengan sayu....

oh pa pa ku waktu kita masih panjang beberapa hari kedepan jangan sia siakan ini sayang....

papa menggendong aku kekamar tidur.... entah tak terhitung berapa ronde kami mengulaginya....

Kala aku terjaga disampingku kuliat papa mertuaku tersenyum dengan kemenangan ....menang menguasai lobang kenikmatan anaknya sendiri.....

TAMAT...


 
Design by Cerita Dewasa99 | And | Creative by Scotlite.com - DS | My Google+